Selasa, 10 Juli 2018

20 Cara Atasi Sipilis Raja Singa

20 Cara Atasi Penyalkit Sipilis/Raja Singa berdasarkan primbon jawa
 
 
Penyakit sipilis/raja singa disebabkan oleh homogen kuman yang bernama treponema pallidum. Bakteri penyakit sipilis/raja singa yang berasal dari famili spirochaetaceae ini, mempunyai ukuran yang sangat kecil dan sanggup hidup hampir di seluruh kepingan tubuh. Bakteri penyakit sipilis/raja singa ini kemudian  masuk ke dalam tubuh insan melalui selaput lendir contohnya di vagina atau mulut. Spirochaeta penyebab penyakit sipilis sanggup  ditularkan dari satu orang ke orang yang lain melalui hubungan seksual maupun seks oral. Umumnya, penyakit sipilis banyak menyerang pria di bandingkan perempuan.

Melakukan seks tidak memakai kondom hampir selalu menjadi penyebab penyakit sipilis. Penyakit sipilis yakni salah satu penyakit menular seksual  (PMS) yang individu sanggup kontak langsung.

Tanda-Tanda Orang Terkena Penyakit Sipilis atau Raja Singa
Ciri dan tanda-tanda dari Penyakit Sipilis/Raja Singa Pada Pria bermacam-macam dan berbeda antara individu yang satu dengan individu yang lain. Umumnya, diagnosia seringkali susah  dilakukan lantaran dari tanda-tanda awal penyakit ini dianggap sebagai penyakit yang lain. Fakta menyebutkan bahwa tanda-tanda pada pria lebih gampang untuk diamati dan dideteksi daripada pada perempuan.

Gejala tersebut akan muncul dalam waktu 1-13 ahad sehabis terinfeksi bakteri. Berikut ini ada beberapa tanda-tanda  umum yang biasanya terjadi :   
  • Tanda awal yang sering  dirasakan yakni tidak yummy badan, demam, kehilangan nafsu makan, sakit kepala, mual, lelah,  berkeringat dan menggigil.
  • Dalam beberapa waktu, penderita akan mengalami anemia
  • Muncul  ruam yang berwarna kemerahan pada tempat organ vital, dan biasanya terasa gatal
  • Timbul  kerontokkan rambut.
  • Terdapat luka terbuka menyerupai infeksi akhir digigit serangga  

Berikut ini yakni 20 resep tradisional kuno untuk atasi penyakit sipilis atau raja singa berdasarkan kitab primbon jawa kuno :

  1. Jongrahab, adas pulawaras, bawang merah, daun cengkeh, kayu angin dicampur dengan bambu yang muda (rebung) dari bambu wulung yang dibakar hingga menjadi abu, berilah air untuk direbus kemudian diminum.
  2. Rebuslah daun meniran, (dengan akarnya) daun urat, daun srigading, kayu, jongrahab, adas pulawaras dan bawang merah kemudian diminum
  3. Minumlah rebusan segenggam daun meniran beserta akarnya, 5 potong kunci, 20 biji ketumbar, jinten hitam.
  4. Minumlah rebusan akar jambe, arang jati, murmak daging.
  5. Minumlah rebusan bubuk bendha hijau.
  6. Minumlah rebusan : akar besaran, akar ilalang, akar keji, bubuk kayu ajang
  7. Kelapa hijau yang muda (degan) dimasukkan 3 biji kemukus, 4 buah baawang putih kemudian dibakar, embunkan hingga pagi, minumlah dimana sebelumnya tidak boleh makan/minum.
  8. Kulit daun pengecap buaya dikupas, basuh hingga bersih, dipipis dan berilah gula kerikil secukupnya, taruh di atas piring dan embunkan hingga pagi, sebelum diminum peraslah dan jangan makan/minum apapun sebelumnya.
  9. Embunkan bawang putih satu butir, segenggam akar waringin, segenggam akar tebu hitam, segenggam akar rumput lulangan, pipis dan berilah air sedikit, masukkan kedalam toples dan dicampur dengan tengkuweh sepantasnya, pagi hari ambli dan minum.
  10. Minumlah perasan : daun sirih, adas satu sendok teh, pulasari sebesar jari yang kesemuanya telah ditumbuk, pagi hari sebelum makan/minum apapun juga.
  11. minumlah perasan daun kemrunggi yang dipipis dengen sedikit garam.
  12. Pipislah daun meniran beserta akarnya, akar besaran, akar ilalang, pupus bambu ampel, daun kasih, murmak daging, tebu hitam, kemudian diberi air rendaman bubuk merang ketan hitam dan berilah sedikit garam kemudian diminum.
  13. berilah air pada daun ketimun, adas pulawaras, bawang merah yang dipipis dan diminum.
  14. Pipisan akar sidaguri, akar papasan, daun bumbu ampel yang muda, rebung gelonggong adas pulawaras, temu, bawang merah yang telah lembut, diberi air kemudian diminum.
  15. Berilah air pada pipisan lembut : akar asam, akar tebu mangli, akar seledri, daun keji, secang, kayu anyang yang dibakar, kemudian diminum. Ampasnya untuk bedak, mulai dari pusar sebelah kiri dan kanan kemudian turun ke bawah hingga ke kemaluan (palandhungan).
  16. Rebuslah pipisan daun jarak merah, bawang merah. Jika sudah hangat bedakkanlah mulai dari kiri/kanan pusar hingga kebawah kemaluan (palandhungan).
  17. Pipislah hingga lembut : daun polo, adas pulawaras, bawang merah dan pergunakanlah sebagai bedak dari pusar hingga ke kemaluan (palandhungan).
  18. Pipisan daun posor, adas pulawaras, bawang merah yang telah halus dippergunakan sebagai bedak mulai pusar hingga kemaluan.
  19. Pipisan daun semanggi, adas pulawaras yang telah dicampur susu sapi, digunakan sebagai bedak dari pusar hingga ke kemaluan.
  20. Berilah bedak yang terbuat dari kulit jeruk gulung yang setengah masak kalau kemaluan membengkak.

Demikian Resep obat tradisional kuno untuk mengatasi sipilis/raja singa, biar bermanfaat.
Sumber http://resep-tradisional-kuno.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar