Selasa, 10 Juli 2018

Kumpulan Resep Obat Kuno

Pada dasarnya setiap penyakit niscaya ada obatnya kecuali penyakit pikun.... he....he..... Begitu kira-kira suatu keterangan menyebutkan, namun yang namanya pengobatan tergantung perjuangan kita dalam memperoleh kesembuhan itu sendiri. Bila anda di serang penyakit yang tidak terlalu parah tidak ada salahnya anda gunakan aneka racikan obat herbal yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang mungkin ada di sekitar rumah anda. Berikut beberapa resep untuk mengobati beberpa penyakit: :
1. Penurun panas, batuk, dan pilek 

Parut bawang merah, tambahkan minyak telon, kemudian balurkan pada punggung hingga belahan pantat sambil sedikit diurut. Juga pusar dan ubun-ubun. Untuk ramuan minum: air kelapa satu cangkir ditambah 1 sendok teh madu, aduk, kemudian kukus. Setelah dingin, berikan pada anak sebanyak 3 sendok teh setiap 2 jam sekali. Ramuan ini diberikan untuk bayi 8 bulan ke atas. Bila usia anak di bawah 8 bulan, cukup dengan dukungan ASI atau ibunya yang minum ramuan tersebut.

Pada anak yang agak besar, gunakan ramuan minum berupa air kunyit dan madu. Setengah hingga satu ruas jari kunyit yang sudah higienis dibakar, dikerik kulitnya, diparut, kemudian diberi air matang 1/2 cangkir, peras, kemudian diendapkan. Campur belahan air kunyit yang tanpa endapan dengan kocokan 1 butir kuning telur dan 1 sendok makan madu, kemudian disuapkan pada anak. Ramuan ini sanggup untuk penurun panas ibarat pada sakit cacar air, flu, atau apa saja.


2. Perut kembung
Parut bawang merah dan tambahkan minyak telon. Kemudian tapelkan bawang yang sudah diparut tersebut di belahan pusar. Bisa juga, gunakan daun jarak pagar yang dihangatkan. Olesi dengan minyak kelapa, pilin-pilin, kemudian tempelkan pada pusar si kecil.
Diare
Sediakan 1/2 jari kunyit yang sudah higienis dibakar, dipotong-potong, 7 pucuk daun jambu biji, air 2 gelas, dan garam 1/4 sendok teh, rebus dengan api kecil. Minum airnya, 1 sendok teh satu jam sekali. Untuk mengusir gas, maka pusarnya ditapeli dengan parutan bawang merah yang sudah diberi minyak telon. Untuk anak yang sudah agak besar, boleh juga dengan mengunyah halus pucuk daun jambu klutuk yang sudah higienis ditambah garam kemudian ditelan.


3. Muntah-muntah
Muntah sanggup disebabkan perut mual atau kembung. Sediakan 1/2 sendok teh ketumbar, 3 butir kapulaga, 5 butir adas hitam, dan air setengah gelas. Kemudian direbus. Setelah dingin, berikan ke anak sedikit-sedikit, sesering mungkin atau 2 jam sekali. Boleh juga dibuatkan air beras kencur. Caranya, basuh 1 sendok makan beras dan direndam sebentar. Sangrai beras tersebut hingga berwarna kecokelatan, kemudian ditumbuk halus bersama dengan 1 ruas jari kencur, 1 ruas jari kunyit, dan 1/4 sendok teh adas manis. Setelah itu diseduh dengan air panas, tambahkan gula merah, sedikit garam, dan asam jawa. Saring, kemudian diminumkan pada anak biar tubuhnya hangat.


4. Batuk
Sediakan air jeruk nipis 1 sendok makan ditambah madu 2 sendok makan dan air matang 2 sendok makan. Masukkan dalam cangkir dan kukus. Setelah agak dingin, minumkan pada anak sebanyak 1-2 sendok teh. Berikan sehari 5 kali.


a. Batuk seratus hari
Sediakan umbi bidara upas sebesar 1/2 jempol yang sudah bersih, parut dan seduh dengan air panas, kemudian aduk-aduk dan dinginkan. Saring dan tambahkan sedikit madu. Minum hingga habis. Buatlah ramuan ini 3 kali sehari. Bisa juga gunakan ramuan pengecap buaya. Lidah buaya dikupas kulitnya dan ambil belahan dagingnya sebanyak dua jari, kemudian dicacah. Tambahkan air hangat dan madu, kemudian diminumkan pada anak 1-2 kali sehari.
Batuk lantaran angin atau dahak susah keluar
Sediakan 1 butir bawang merah diparut, 1 ruas jari jahe diparut dan diperas airnya, 7 butir adas manis, 1 ruas jari kunyit diparut dan diperas airnya, 1 sendok makan air jeruk nipis, dan 1/2 gelas air. Masukkan semua materi di cangkir, kemudian kukus dan sesudah itu saring. Minum 3 kali sehari masing-masing 2 sendok teh.


b. Batuk berlendir
Campurkan air jahe 1 sendok makan, air kunyit 1 sendok makan, bawang putih 1 siung diparut, air jeruk nipis 1 sendok makan, madu 1 sendok makan, dan 3 sendok makan air matang, kemudian dikukus. Diminumkan 3-4 kali sehari 2 sendok teh.
 

5. Pilek
Siapkan bawang merah yang diparut, kemudian tapelkan pada tulang leher ketujuh (bagian tengkuk) dan ubun-ubun anak sesudah sebelumnya diolesi minyak kayu putih. Beri juga minuman yang hangat-hangat, ibarat minuman beras kencur. Selain itu, jemur anak di bawah sinar matahari pagi sekitar jam 7 atau di bawah jam 9 pagi. Panaskan belahan dada seperempat jam dan kemudian punggung seperempat jam. Ini sanggup dilakukan sambil jalan-jalan pagi.
 

6. Mata bintitan
Ambil getah dari batang tumbuhan patikan kebo atau getah dari batang pohon meniran. Tempelkan sedikit pada kapas, kemudian oleskan pada belahan bintitnya, sedikit saja, jangan hingga terkena mata.
Mata merah
Taruh 3 lembar daun sirih yang sudah dicuci higienis pada wadah mangkok. Seduh dengan air panas. Setelah airnya dingin, minta anak untuk mengedip-ngedipkan matanya dalam air tersebut.
 

7. Sariawan
Ambil sebuah tomat matang, seduh dengan air panas dan kupas kulitnya. Haluskan tomat tersebut dengan memakai sendok, saring dan tambahkan sedikit gula. Beri anak minumam sari tomat tersebut.
 

8. Tak nafsu makan
Menurut banyak sumber, hilangnya nafsu makan sanggup disebabkan cacingan atau hal lain ibarat masuk angin. Cara mengatasinya, bersihkan 1 lembar daun jarak pagar, sesudah itu hangatkan sebentar di atas tutup panci. Beri olesan minyak kelapa pada daun tersebut dan dipilin, kemudian tempelkan daun tersebut di atas pusar anak, yang sebelumnya sudah diolesi dengan minyak telon. Bila usia anak sudah lebih dari setahun, coba berikan ramuan 1 telapak tangan daun pepaya, 1 ruas jari temu hitam/temu ireng, seruas jari tempe bosok (tempe kemarin), dan sedikit garam. Semua materi ditumbuk halus, kemudian peras pakai kain dan masukkan ke lisan anak. “Khasiat temu hitam untuk mengeluarkan cacing, sedangkan daun pepaya untuk menambah nafsu makannya, dan tempe bosok untuk stamina atau kekuatan tubuhnya. Untuk menambah nafsu makan anak sanggup juga dengan ramuan: 1 ruas jari temulawak, gula merah, air secukupnya, dan sedikit garam, kemudian rebus dan saring. Minumkan pada anak 1-2 sendok makan sehari.
 

9. Mimisan
Selembar daun sirih yang sudah dicuci higienis dipilin dan disumpalkan ke hidung anak. Untuk pengobatan dari dalam badan lakukan dengan ramuan: 1/2 jempol umbi bidara upas yang sudah higienis diparut dan diseduh dengan 1 cangkir air panas, kemudian disaring, dan sesudah cuek diminumkan ke anak ditambah sedikit madu.
 

10. Benjol lantaran benturan
Rendam 1 sendok makan beras. Tumbuk bersama kencur dan beri sedikit garam. Setelah halus, tempelkan ke belahan yang benjol. Bisa juga diberi ramuan: bawang putih diparut dan diberi ramuan: bawang putih diparut dan diberi madu, sesudah itu dioleskan ke belahan yang benjol.
 

11. Keringat buntet
Sesering mungkin dibedaki tepung kanji.
Congekan
Cuci higienis 3 lembar daun miana atau 7 lembar daun samiloto segar atau lengkuas merah muda, kemudian tumbuk halus. Peras pakai kain higienis dan teteskan air perasannya ke telinga. Lakukan dua kali sehari, masing-masing 3 tetes.
 

12. Panu
Dua jari langkuas merah diparut dan diberi sedikit cuka, oles-oleskan pagi dan sore atau malam hari pada belahan badan yang berpanu tersebut.
Koreng atau borok kepala
Batang brotowali dipotong-potong sebanyak 5 jari. Rebus dengan sedikit air, oleskan pada belahan kepala.
Bisa juga diberi ramuan: daun brotowali, parutan kunyit dan sedikit garam ditumbuk halus. Oleskan ke kepala. Boleh juga hanya dengan kunyit saja.
 

13. Sakit gigi
Bawang putih diparut, ditambah sedikit garam, kemudian sumpal ke gigi yang sakit lantaran berlubang.
Digigit nyamuk
Hilangkan bekas gigitannya dengan tumbuhan sambiloto yang diremas-remas dan dioleskan ke belahan bekas gigitan tersebut. Kalau tak ada sambiloto sanggup dipakai minyak sereh.
 

14. Asma
Sepuluh siung bawang putih diparut, ditambah madu 1 gelas, kemudian dikukus. Berikan pada anak sebanyak 1 sendok teh, dua kali sehari. Bisa juga, 10 siung bawang putih diparut, 1 ons gula batu, direbus bersama 1 gelas air.
 

15. Luka-luka berdarah
Cuci higienis daun jambu biji atau daun bandotan, kemudian remas-remas. Tapelkan pada luka tersebut. Darah akan berhenti segera.
 

16. Keracunan
Minum air kelapa hijau muda 3 kali sehari 1/4 gelas.
 

17. Biduran atau kaligata
Balurkan badan dengan minyak telon, minyak kayu putih atau minyak tawon. Untuk ramuan minum: 1 jari temulawak dipotong-potong, beri sedikit gula merah, dan garam direbus dengan 1 gelas air. Saring dan kalau sudah cuek diminumkan 3 kali sehari 1/4 gelas.

Demikian resep-resep untuk mengobati beberapa penyakit mudah-mudahan bermanfaat.....

Sumber http://kumpulanresepdantriku.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar