Penyakit ini dimulai dengan rasa panas pada badan, suhu tubuh yang tidak teratur, nyeri pada otot sendi/tulang dan nyeri pada serpihan belakang mata. Dalam beberapa hari lalu keluarlah bintik-bintik merah pada permukaan kulit daerah tumbuhnya bulu yang menderita.
Pada fase sangat parah, panas tubuh mengalami penurunan di antaranya yaitu kerusakan pada pembuluh darah dan kelenjar getah bening, muntah-muntah yang disertai darah keluarnya darah dari gusi dan hidung, nafas terengah-engah dan pembengkakan organ hati yang menimbulkan nyeri di sekitar perut.
Pada sejumlah pasien, demam dengue sanggup berkembang menjadi satu dari dua bentuk yang mengancam jiwa,
antara lain :
1.Demam berdarah yang menimbulkan pendarahan kebocoran pembuluh darah dan rendahnya tingkat trombosit darah (menyebabkan darah membeku).
2.sindrom renjat dengue yang menimbulkan tekanan darah rendah yang berbahaya.
Jenis penyakit ini tidak menular dari orang ke orang secara pribadi menyerupai penyakit flu.
Cara Pengobatan :
Demam dengue sanggup ditangani dengan meminum banyak cairan, beristirahat serta mengonsumsi air kelapa hijau yang masih muda. Untuk menambah trombosit dalam tubuh dianjurkan mengonsumsi jambu merah. Jika langkah pengobatan ini diterapkan, biasanya tanda-tanda demam berdarah akan mulai menawarkan tanda-tanda pulih dalam waktu 2-5 hari.
Sumber http://resep-tradisional-kuno.blogspot.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar